Menyelami Sejarah: Candi-Candi Bersejarah di Sidoarjo
![]() |
| Sumber: sidoarjo-property.blogspot.com |
Sidoarjo, yang terletak di Jawa Timur, menyimpan sejumlah candi bersejarah yang mencerminkan kekayaan budaya dan sejarah masa lalu, terutama dari era Kerajaan Majapahit. Berikut adalah beberapa candi yang patut untuk dijelajahi:
![]() |
| Sumber: 1001indonesia.net |
1. Candi Pari
Candi Pari ditemukan pada 16 Oktober 1906 di Desa Candipari, Kecamatan Porong. Candi ini memiliki bentuk persegi empat dan terbuat dari bata merah, dengan arsitektur yang berbeda dari candi-candi lain di Jawa Timur. Candi ini berorientasi ke barat dan memiliki tinggi sekitar 13,40 meter. Keunikan Candi Pari terletak pada desain atapnya yang berbentuk trapesium dan bahan bangunan yang digunakan. Selain itu, candi ini dikelilingi oleh taman yang menambah keindahan situs ini.
2. Candi Sumur
Terletak hanya 100 meter dari Candi Pari, Candi Sumur juga berada di Desa Candipari, Kecamatan Porong. Candi ini dikenal karena adanya sumur di tengah bangunannya, memberikan daya tarik tersendiri. Meskipun tidak memiliki ukiran atau relief yang menghiasi dindingnya, struktur candi ini tetap menarik untuk dikunjungi. Candi Sumur juga diperkirakan dibangun pada masa yang sama dengan Candi Pari.
Candi Dermo terletak di Dusun Santren, Kecamatan Wonoayu. Candi ini merupakan situs klasik dari masa Hindu-Budha dan memiliki beberapa struktur penting seperti pahatan relief dan blok batu. Salah satu relief yang menarik adalah gambar manusia bersayap, yang dikaitkan dengan upacara pelepasan jiwa bagi tokoh kerajaan. Candi Dermo juga sedang dalam proses renovasi untuk melestarikan keindahannya. Candi Dermo diperkirakan digunakan untuk upacara keagamaan pada masa lalu, dan relief-relief yang ada di sana menggambarkan simbol-simbol spiritual.
4. Candi Tawangalun
Candi Tawangalun, juga dikenal sebagai Candi Sumur, adalah sebuah peninggalan masa klasik yang terletak di Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Candi Tawangalun didirikan pada tahun 1292 Masehi. Fungsi Candi Tawangalun adalah tempat pendermaan. Candi ini berbentuk empat bujur sangkar dan terbuat dari bata merah. Candi Tawangalun masih digunakan sebagai tempat ritual oleh masyarakat setempat. Kondisi Candi Tawangalun saat ini sangat memprihatinkan karena kurang maksimalnya dalam perawatan.
5. Candi Lemah Duwur
Candi Lemah Duwur adalah salah satu situs bersejarah yang terletak di Sidoarjo, tepatnya di Desa Pamotan Selatan, Kecamatan Porong. Diperkirakan bahwa Candi Lemah Duwur berasal dari masa Kerajaan Majapahit. Masyarakat setempat menyebutnya Candi Lemah Duwur karena letaknya yang lebih tinggi dibandingkan permukaan tanah di sekitarnya. Candi Lemah Duwur terdiri dari tumpukan batu bata kuno yang ukurannya jauh lebih besar dibandingkan batu bata zaman sekarang. Situs ini terletak di area persawahan dan dikelilingi oleh dua pohon besar yang memberikan peneduhan. Meskipun kurang dikenal, Candi Lemah Duwur memiliki potensi sebagai objek wisata sejarah jika dilakukan pemugaran dan pengelolaan yang baik.
Candi-candi di Sidoarjo tidak hanya menawarkan keindahan arsitektur tetapi juga menyimpan cerita sejarah yang kaya. Mengunjungi candi-candi ini memberikan kesempatan untuk memahami lebih dalam tentang warisan budaya Indonesia dan peran penting Sidoarjo dalam sejarah Kerajaan Majapahit. Dengan upaya pelestarian yang terus dilakukan, diharapkan generasi mendatang dapat terus menikmati dan belajar dari situs-situs bersejarah ini.






Komentar
Posting Komentar